Banjir yang melanda Jakarta baru-baru ini telah mengakibatkan dampak signifikan bagi masyarakat. Dengan wilayah yang terendam air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terus memberikan informasi terkait situasi terkini.
Hujan deras yang mengguyur sejak beberapa hari lalu menyebabkan banyak area terendam, dan upaya penyelamatan serta pemantauan masih berlangsung hingga saat ini. Data terakhir menunjukkan sembilan RT masih dilaporkan dalam kondisi terendam banjir.
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD, Mohamad Yohan, menyatakan bahwa situasi ini menjadi perhatian serius. Tim dari BPBD selalu siap sedia untuk memantau dan menangani genangan air yang masih ada di berbagai titik di Jakarta.
Status Terbaru Banjir di Jakarta dan Respons BPBD
Situasi banjir di Jakarta masuk dalam perhatian utama pemerintah daerah. Hingga sore hari, BPBD melaporkan genangan air masih terlihat di beberapa bagian kota, yang mempengaruhi rutinitas masyarakat.
Menurut Yohan, pihaknya dalam penanganan ini berkoordinasi dengan beberapa instansi terkait. Koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa aliran air bisa normal kembali secepatnya, menanggulangi genangan, dan mencegah risiko lebih lanjut.
Dari laporan yang diterima, banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi yang berlangsung selama beberapa hari. Ini merupakan tantangan tersendiri bagi pihak berwenang dalam memastikan keselamatan warga.
Wilayah Yang Terkena Dampak Banjir dan Ketinggian Genangan
BPBD mencatat jumlah RT yang terendam di wilayah Jakarta Timur dan Jakarta Utara. Di Jakarta Timur, terdapat beberapa kelurahan dengan genangan yang cukup tinggi, sehingga masyarakat diwarnai dengan kekhawatiran akan keselamatan dan kenyamanan mereka.
Contohnya, di Kelurahan Bidara Cina, terdapat empat RT yang terendam dengan ketinggian antara 20 hingga 30 cm. Genangan ini diakibatkan oleh luapan Kali Ciliwung dan curah hujan yang ekstrem.
Di wilayah lain, Jakarta Utara juga tidak luput dari dampak tersebut. Di Kelurahan Kapuk Muara, satu RT juga terendam air setinggi 20 cm, menambah daftar wilayah yang memerlukan perhatian khusus dari tim penanggulangan bencana.
Upaya Penanganan dan Pengungsian Warga yang Terdampak
Dalam menghadapi situasi ini, BPBD DKI Jakarta melakukan berbagai upaya. Mereka berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air dan Dinas Bina Marga untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi dengan baik.
Selain itu, pihaknya juga menyiapkan lokasi-lokasi pengungsian bagi warga yang terdampak. Di Jakarta Timur, tempat-tempat seperti Masjid Al Abror dan SDN Kampung Melayu disiapkan untuk menampung mereka yang harus mengungsi akibat banjir.
Pengelolaan pengungsian ini dilakukan dengan seksama untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi. Masyarakat mendapatkan akses yang memadai untuk makanan dan fasilitas dasar lainnya di lokasi-lokasi yang telah ditunjuk.
